Berburu Luwak? Ini 6 Caranya Termasuk Bawa Teleskop Siang Malam

Salah satu target buruan yang paling menyenangkan dan menantang adalah Luwak. Hewan dengan nama lengkap Musang Luwak ini masih masuk dalam keluarga suku Musang dan Garangan. Ia memiliki nama ilmiah paradoxurus hermaphroditus. Sebagai target buruan, Luwak menantang karena ukuranya yang cukup besar. sehingga menguji power senapan angin kita, apakah mampu melumpuhkanya atau tidak. Terlebih ia juga aktif pada malam hari, sehingga dalam berburu Luwak membutuhkan bantuan Teleskop Senapan angin Siang Malam yang menggunakan Infrared. Dan di sinilah letak menariknya perburuan Luwak dilakukan.

Kebiasaan Luwak Yang Harus Anda Tahu

Persebaran hewan ini paling banyak berada di wilayah pegunungan, terutama bila daerah tersebut cocok di tanami kopi. Itulah mengapa, Luwak menjadi ikon nomor satu produk kopi dari Indonesia. Kalau tidak di daerah penghasil kopi, Luwak biasanya menjadi hewan pengganggu yang memakan anak ayam. Perburuan yang akan kita lakukan kali ini adalah perburuan pada malam hari. Meski sebenarnya perburuan juga bisa dilakukan pada siang hari.

Tetapi luwak aktif pada malam hari. Kalau di siang hari, mereka bersembunyi di dalam semak-semak atau di atas pohon bambu yang rindang. Jadi tak muda untuk menemukanya. Itulah mengapa, berburu Luwak di malam hari menjadi pilihan waktu yang tepat. Walau demikian, tak akan mudah mendapatkan target buruan mamalia yang satu ini. Selain karena larinya yang gesit, pintar dalam bersembunyi, Luwak juga merupakan target buruan yang sulit sekali mati. Sekali tembak dengan peluru kaliber 4.5 belum tentu mampu melumpuhkanya. Kecuali mengenai bagian yang tepat. Beda cerita kalau kita menggunakan peluru kaliber 5.5.

 

Cara Berburu Luwak Pada Malam Maupun Siang Hari

Untuk berburu luwak, ada beberapa hal yang harus anda siapkan dan pahami. Dan itu sangat menentukan tingkat keberhasilan anda berburu Luwak.

  1. Membawa Senapan Angin Yang Tepat

harga senapan angin

Seluruh model senapan angin jenis apapun bisa anda gunakan untuk melumpuhkan Luwak. Tetapi tidak semua jenis senapan angin efektif digunakan untuk berburu Luwak. Rata-rata jarak tembak pemburu dengan luwak paling efektif, ada pada kisaran di atas 30 meter. Kalau anda hanya membawa senapan angin tipe pompa tangan yang hanya mampu memiliki akurasi 20 hingga 25, tentu anda akan kesusahan menembak pada titik sasaran yang tepat. Belum lagi ditambah, Luwak biasanya berada di atas pohon. Tentu jarak tembak luwak dengan pemburu jadi makin jauh.

Pilihan senapan angin dengan tabung 1000 fps adalah yang terbaik. Kalau yang menggunakan pompa tangan, ya kira-kira 4 kali pompaan lah. Bisa menggunakan Sharp Goppul Night Furry untuk jenis pompa tangan. Walau tentu kami lebih merekomendasikan anda menggunakan senapan angin jenis full PCP atau senapan angin jenis Gejluk Dual Power. Sebab dengan menggunakan senapan angin jenis itu, anda bisa mengisi tabung terlebih dahulu dari rumah. Jadi selama berburu, anda tak perlu repot mengisi tabung angin.

Terlebih, jenis senapan angin full PCP atau Gejluk Dual Power memiliki power lebih kuat ketimbang senapan angin model pompa tangan. Otomatis jarak tembak an akurasi senapan angin full PCP atau Gejluk Dual Power lebih baik ketimbang senapan angin pompa tangan. Untuk jenis PCP anda bisa menggunakan senapan angin Benjamin sementara untuk senapan angin Dual Power, anda bisa memilih Pasopati.

  1. Pilih Peluru Yang Tepat

Pilihan peluru yang tepat juga menentukan kesuksesan anda berburu luwak. Inagt bahwa kaliber peluru yang kita gunakan adalah 4.5 bukan 5.5. Sebab sangat jarang menemukan pemburu yang memiliki ijin menggunakan senapan angin dengan kaliber 5.5. Setidaknya untuk berburu Luwak, anda dua jenis peluru yang paling baik untuk anda gunakan. Anda bisa memilih Peluru Kepala Bulat (Round Nose/field line) dan Peluru kepala lancip (field point).

Konsekuensinya, kalau anda menggunakan Peluru Kepala Bulat (Round Nose/field line) daya rusak yang di hasilkan peluru akan luar biasa. Tetapi untuk menembus bagian tertentu tidaklah sehebat Peluru kepala lancip (field point). Jadi kalau anda menggunakan Peluru Kepala Bulat (Round Nose/field line) sebaiknya anda gunakan untuk menembak titik bunuh di bagian jantung. Sementara kalau anda menggunakan Peluru kepala lancip (field point) berarti titik bunuh yang anda incar adalah otak Luwak.

  1. teleskop senapan angin siang malam

Ini adalah perlengkapan yang tak boleh anda lupakan selama berburu pada malam hari. Teleskop Senapan Angin Siang Malam akan membantu anda mengarahkan peluru ke sasaran tembak. Tanpa ada Teleskop siang malam, anda akan sangat kesusahan dalam menembak Luwak. Teleskop adalah kebutuhan utama bagi seorang pemburu atau sniper. apalagi di malam hari. Kalau kebetulan anda menggunakan senapan angin tipe PCP atau Gejluk Dual Power, salah satu Teleskop Senapan Angin siang malam yang bisa anda gunakan adalah Accurate M9.

Teleskop Accurate M9 memiliki Riflescope + Infra merah Model 3.5-10 x 40 M8 dengan Zoom hingga mencapai 3,5 kali sampai dengan 10 kali. Teleskop jenis ini memiliki Diameter Lensa 40 mm dengan Panjang 26 cm. Ia mampu menciptakan warna Reticle Mildot (Red & Green), dilengkapi pula dengan Cover Tele, 2 kunci L dengan berat keseluruhan telaskop 890 gram.

  1. Senter dan Lain-lain

Selain tiga alat utama di atas, alat lain yang harus anda bawa adalah senter, pelengkapan berburu, seperti wadah tangkapan dan lain-lain. Untuk senter, jangan gunakan senter dengan sorot lampu putih terang. Luwak biasanya akan kabur jika anda sorot atau melihat sinar dengan warna putih terang. Gunakanlah yang berwarna kuning terang seperti lampu pijar. Anda akan menemukan Luwak dari sorot matanya. Mata luwak akan terlihat menyala ketika malam hari. Sama dengan hewan-hewan lain yang aktif pada malam hari. Sorotlah pada bagian itu. Sebab anda akan mudah melihat pergerakan luwak jika anda menyorot pada bagian matanya.

  1. Menembak Pada Titik Tembak Yang Tepat

Tentukan posisi tembak yang menurut anda paling nyaman. Anda bisa memilih lokasi yang menurut anda, anda tak terlihat oleh Luwak. Bisa di balik pohon. Lagi pula di balik pohon juga bisa anda manfaatkan. Kalau anda tidak membawa sandaran senapan angin, anda bisa menyandarkan senapan angin di pohon-pohon sekitar anda. Selanjutnya, ingat bahwa ukuran luwak termasuk target buruan dengan ukuran sedang.

Maka sangat dibutuhkan ketepatan dan teknis yang tepat dalam menentukan titik tembak. Luwak memiliki beberapa titik vital. Apabila anda membidik dari arah depan Luwak, anda dapat mengincar jidat atau di antara sela kedua matanya. Titik vital yang anda incar adalah otak. Sementara jika anda membidik dari arah samping, maka anda dapat mengincar bagian di bawah telinga. Tetapi ingat, untuk menembus dua titik vital itu, anda butuh power lebih dari 700 fps.

 

Well, selain memburu Luwak pada malam hari dengan memanfaatkan Teleskop senapan angin siang malam. Anda juga bisa memburu Luwak pada siang hari. Anda bisa mencari tempat persembunyian Luwak di dalam semak-semak atau pucuk bambu pada siang hari.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


PROMO SPESIAL UNTUK BEDILER – KODE KUPON “AKSIJANTAN”